IDA BAGUS TILEM

Pendahuluan

Pendahuluan

Ida Bagus Tilem

Ida Bagus Tilem lahir di Bali 13 Desember 1936, profesinya adalah sebagai Carved Wooden Jati / Pemahat patung kayu jati. ayahnya bernama Ida Bagus Nyana, mereka menganut agama Hindu. Ida Bagus Tilem menunjukkan daya tarik awal untuk menjadi seniman, Walaupun kehidupan ekonomi orangtuanya sangat minim, ia tetap berjuang mengembangkan kesenian pahat kayu

 

 

SEJARAH

SEJARAH

Ida Bagus Tilem

 

Ida Bagus Tilem adalah salah seorang pengrajin pahat kayu Indonesia Lahir di desa Mas, Bali, pada 13 Desember 1936, menjadi tradisi panjang pengukir keluarga, Ida Bagus Tilem menunjukkan daya tarik awal untuk menjadi seniman, Walaupun kehidupan ekonomi orangtuanya sangat minim, ia tetap berjuang mengembangkan kesenian pahat kayu

Tidak seperti anak-anak se-desa menikmati kegembiraan masa kecil, sedangkan Tilem waktunya digunakan untuk membantu orangtua sebagai pemahat Hal yang menyenangkan dirasakan Tilem adalah ketika mengikuti pamannya melakukan pertunjukan dalang wayang kulit pada malam hari.

Wayang orang dan tari topeng dari satu desa ke desa lainnya, serta mendengarkan kisah dari daun lontar yang dituturkan kakeknya.Dari pengalaman mengikuti paman dan orang tuanya itu tertanam pengaruh yang sangat kuat pada pemikiran dan filosofi hidupnya. Dari sanalah muncul inspirasi untuk berkreasi secara terus menerus melakukan pemahatan kayu yang menghasilkan patung-patung yang cukup menarik dan bagus. Gambar 2. ida bagus tilem dan ayahnya Ida Bagus Nyana

Karya

Karya pahat Ida Bagus Tilem

Ida Bagus Tilem

 

Semasa kecil saja semangat Tilem sangat luar biasa, bermodalkan pengamatan serta menggunakan perlalatan yang dimiliki oleh ayahnya ia mampu mengembangkan kreatifitas seni pahat , seperti, mengukir binatang-binatang kecil, burung-burung dan tokoh-tokoh tradisional dalam kisah wayang dari bahan kayu yang ada. Hasil pahatan itu ia jual kepada para turis, uang hasil penjualan patung pahatan tersebut digunakan untuk biaya sekolah. Usaha Tilem untuk berjuang mendapatkan pendidikan nyatanya mengalami kedala karena ayahnya sudah tidak mampu membiayai, sehingga ia memutuskan keluar dari sekolah, membuat sebuah studio seni ukir patung di rumahnya di desa Mas. Di situ ia menjual sendiri karya-karyanya untuk membantu kehidupan keluarga.

|.

Karya pahat Ida Bagus Tilem

 

Nama galeri ida bagus tilem dan Karya pahat Ida Bagus Tilem

 

Penari Wanita dan Penari Pria

|.

Karya

 

“Tangan” karya ida bagus tilem dan Karya pahat “Tobo”

 

Seni pahat “Mudana” dan Karya “Tangan” lainnya

|.

Karya

 

Seni pahat patung “sitting man"

 

Karya pahat Ida Bagus Tilem

Penghargaan

Penghargaan

 

penghargaan Ida Bagus Tilem

Sejalan dengan berlalunya waktu, Tilem tidak pernah merasa putus asa, Tilem kecil sudah berubah menjadi Tilem besar yang sudah berdikari, berkarya dan dapat merekrut 100 orang pematung. Tilem kini menjadi orang sukses di Karya-karyanya memiliki gagasan besar dan daya dobrak visual yang memikat dunia. Ia melahirkan berbagai karya patung yang bernilai seni tinggi.

 

Sekarang, sebagai ayah dari empat orang anak, Tilem selalu menyadari pentingnya tradisi keluarga dan warisan budaya. Setelah perjalanan pertamanya ke luar negeri, ketika terpilih untuk mewakili Indonesia pada New York World Fair tahun 1964, ia melakukan berbagai pameran di luar negeri, seperti Thailand, Hong Kong, Australia, Jerman, Austria, dan Meksiko.

|.

Ida Bagus Tilem bersama turis asing

 

Ida Bagus Tilem bersama turis asing

Ia memanfaatkan setiap perjalanannya untuk mengembangkan pengetahuan dan apresiasi seni, tetapi menemukan dirinya ingin segera kembali ke desanya untuk bertemu keluarga dan meneruskan karya-karyanya.

Kerja pematung menyatu dengan alam. Ukiran yang indah dan obyek manusia yang terukir di kayu, melukiskan perpaduan antara manusia dan alam. Tilem tak pernah kehabisan inspirasi. Pengalamannya di masa kanak-kanak, koleksi berbagai barang antik dan temuan-temuan selama perjalanannya ke luar negeri, merupakan sumber ide kreasinya yang baru. Setiap lekuk pahatan menjadi cap kemahirannya memahat. Itulah yang membuat tilem bagai sebuah arah angin untuk kesenian, dan sebagai panutan generasi muda bangsa indonesia

Unsur penting dari karya Tilem adalah kecintaan yang dalam pada pekerjaannya. Ia merasa sangat bahagia tatkala duduk bersilang kaki dan bertelanjang dada di atas tikar rotan di rumahnya yang asri, secara total menekuni ukiran patungnya.

PENUTUP

PENUTUP

Sikap yang perlu ditanamkan pada generasi muda terhadap nilai budaya tersebut Generasi penerus bangsa harus mau berbangga diri bahwa pernah memiliki salah seorang pemahat kayu yang mendedikasikan diri ke bidang kesenian, cita rasa seni yang tinggi, serta kemauan untuk belajar tanpa mempedulikan harta dan martabat.

Manfaat yang diperoleh dari budaya tersebut : Dengan kesabaran, keuletan, ketekunan dan percaya diri kita bisa lebih baik dan menjadi manusia yang bermartabat.