• Sinopsis


    Tari Selampit Delapan merupakan tari tradisional yang berasal dari Provinsi Jambi. Tari Selampit Delapan ini menggambarkan kekompakan dalam pergaulan di masyarakat sehari-hari. Tari Selampit Delapan banyak ditampilkan pada kegiatan-kegiatan pesta dan promosi budaya.

  • Pendahuluan


    Tari Selampit Delapan merupakan salah satu tari tradisional Provinsi Jambi. Tari ini pertama kali diperkenalkan oleh M. Ceylon ketika bertugas pada Dinas Kebudayaan Provinsi Jambi pada tahun 1970-an. Letak geografis provinsi Jambi dapat dilihat pada gambar di bawah.


    SLIDER
    Peta Provinsi Jambi
    Sumber: http://www.taspen.com/wp-content/uploads/2014/08/193811 893064_peta_jambi.jpg

    Tari Selampit Delapan tersebut menggambarkan kekompakan pergaulan antar pemuda di Jambi. Tari tersebut dimainkan oleh 8 orang anak muda dengan warna kostum yang beraneka warna, mewakili gambaran pergaulan antar pemuda dari berbagai latar belakang. Tari Selampit Delapan banyak ditampilkan pada kegiatan-kegiatan pesta, seperti pesta adat dan promosi budaya. Pada kegiatan pesta, tari ini ditampilkan dalam hari-hari besar yang terdapat di Kota dan Provinsi Jambi, seperti penganugerahan gelar pusaka adat, Hari Ulang Tahun Kota Jambi yang jatuh pada bulan Mei, Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Jambi pada bulan Januari, dan pesta masyarakat Jambi dalam memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang jatuh pada tanggal 17 Agustus.


  • Tujuan

    Tujuan/Indikator:

    Setelah mempelajari topik berjudul Tari Selampit Delapan pengguna diharapkan dapat:

      1. Menjelaskan mengenai tari Selampit Delapan
      2. Menjelaskan sejarah tari Selampit Delapan, bagaimana awalnya digunakan, dan perkembangannya bagi masyarakat
      3. Menjelaskan mengenai bagaimana stuktur gerakan tari Selampit Delapan
      4. Mengetahui manfaat dan makna yang terkandung dalam tari Selampit Delapan
  • Uraian Materi Tari Selampit Delapan

    • 1
    • 2
    • 3
    • 4
    • 5
    • Sejarah Tari Selampit Delapan

      Tari Selampit Delapan pertama kali dikenalkan oleh seorang pegawai Dinas Kebudayaan Provinsi Jambi pada tahun 1970-an yaitu M. Ceylon, saat ia masih bertugas di dinas tersebut. Meskipun M. Ceylon bukan putra daerah Jambi, namun kemampuan dan bakatnya dalam bidang seni tari telah membuat tarian ini begitu di kenal di Jambi. Penciptaan tarian ini merupakan bentuk kecintaan yang besar terhadap kesenian. Kemampuannya dalam beradaptasi dengan lingkungan setempat membuat pria kelahiran Padang Sidempuan, 7 Juli 1941 ini begitu baik sehingga kehidupan muda-mudi Jambi mampu dimanifestasikan dan direpresentasikan ke dalam gerak tari dengan baik pula. Aktivitasnya yang lebih banyak bergulat dalam bidang kebudayaan menjadikan dirinya berhasil menangkap pesan terdalam dari pergaulan masyarakat yang kemudian diolah menjadi sebuah karya seni bernama Tari Selampit Delapan. Seiring dengan berkembang dan populernya tarian ini, pemerintah Provinsi Jambi menetapkan tarian ini sebagai tarian khas Provinsi Jambi.

      SLIDER
      Pertunjukan tari selampit delapan
      Sumber: http://www.tradisikita.my.id/2016/03/10-tari-tradisional-jambi.html

      Tarian ini dimainkan oleh delapan orang dengan menggunakan kain selampit, sebelumnya pernah menggunakan delapan sumbu kompor yang diikat atau digantung pada loteng. Nama "Selampit Delapan" diambil dari delapan tali yang digunakan dalam tarian tersebut.

    • Struktur Gerakan Tari Selampit Delapan

      Delapan kain yang digunakan dalam pertunjukkan tari selampit delapan terdiri dari beragam warna, menjadi simbol pertautan pergaulan antar muda-mudi Jambi. Tarian ini dilakukan oleh delapan orang penari (empat pasang penari) yang masing-masing memegang satu helai selampit. Koreografi dari tarian tersebut melambangkan/memperlihatkan persatuan antara muda-mudi Jambi. Tujuan Tari Selampit delapan, pada saat pertama kali diperkenalkan adalah untuk merekatkan hubungan pergaulan antar pemuda. Suasana keakraban antar pemuda dapat terbangun dengan baik melalui tarian ini. Tari pergaulan ini pertama kali dimainkan oleh delapan orang dengan menggunakan sumbu kompor sebanyak 8 tali yang diikat atau digantung pada loteng. Ceylon memberi nama tarian itu dengan nama "Tari Selampit Delapan" yang merujuk pada 8 tali yang digunakan. Kekompakan yang menjadi nilai dalam kehidupan sehari-hari tercermin dalam setiap gerak dalam tari ini.

      SLIDER
      Kekompakan gerakan tari Selampit Delapan
      Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=0AvH41NVEYI

      Tari selampit delapan, dibuka dengan gerakan awal tarian oleh empat penari wanita, kemudian empat penari pria bergabung dan bersama-sama melakukan gerakan sembari menghaturkan salam pada penonton. Bagian pembuka ini disebut Salam Pembuka. Salam pembuka ini merupakan bentuk penghormatan kepada penonton sebelum memulai tarian atau gerakan inti tarian selampit delapan. Para penari melakukan gerakan salam sebagai penghargaan terhadap penonton atas kesediaannya menyaksikan persembahan tari mulai dari awal hingga selesai.

      SLIDER
      Salam Pembuka dari 8 penari selampit delapan
      Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=0AvH41NVEYI

      Selanjutnya gerakan inti, diawali dengan pengambilan syal atau selendang oleh masing-masing penari. Konfigurasi awal dimulai dengan membentuk lingkaran, lantas gerakan berputar pun dilakukan. Kemudian menarik sumbu (tempat 8 selendang diikatkan), sambil secara perlahan bergerak seiring dengan berputarnya para penari.

      SLIDER
      Para penari menarik sumbu tempat selampit dikaitkan
      Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=0AvH41NVEYI

      Gerakan berikutnya, masing-masing penari menarik dan membentangkan masing-masing selapitnya sesuai dengan warna baju, sambil melalukan gerakan menari secara berputar, membentuk konfigurasi lingkaran besar.

      SLIDER
      Para penari menarik masing-masing selampitnya
      Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=0AvH41NVEYI
    • Struktur Gerakan Tari Selampit Delapan(2)


      Gerakan inti berikutnya, para penari wanita menarik dan membentangkan masing-masing selampitnya sesuai dengan warna baju, sambil melakukan gerakan menari secara berputar, membentuk konfigurasi lingkaran besar. Sedangkan para penari pria menarik dan membentangkan masing-masing selapitnya sesuai dengan warna baju, sambil melalukan gerakan menari secara berputar, membentuk konfigurasi lingkaran kecil. Konfigurasi lingkaran besar para penari wanita mengelilingi konfigurasi lingkaran kecil penari pria.

      SLIDER
      Gerakan konfigurasi lingkaran kecil dan besar
      Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=0AvH41NVEYI

      Selanjutnya bergantian seperti pada gambar berikut,para penari wanita menarik dan membentangkan masing-masing selampitnya sesuai dengan warna baju, sambil melakukan gerakan menari secara berputar sambil berjongkok, membentuk konfigurasi lingkaran kecil. Konfigurasi lingkaran besar para penari pria mengelilingi konfigurasi lingkaran kecil penari wanita.

      SLIDER
      Gerakan konfigurasi lingkaran kecil dan besar
      Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=0AvH41NVEYI

      Gerakan inti berikutnya, secara bergantian para penari wanita dan penari pria secara harmonis bergerak ke depan dan ke belakang mengikuti pola konfigurasi lingkaran kecil dan besar sambil memainkan masing-masing selapitnya, seperti gambar berikut.

      SLIDER
      Gerakan konfigurasi lingkaran kecil dan besar
      Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=0AvH41NVEYI

      Selanjutnya semua penari (empat pasang penari berjejer membentuk lingkatan besar) melakukan gerakan memutar sambil membentangkan masing-masing selampitnya, seperti dalam gambar berikut:

      SLIDER
      Gerakan membentangkan masing-masing selampit
      Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=0AvH41NVEYI
    • Struktur Gerakan Tari Selampit Delapan(3)


      Gerakan-gerakan tersebut dilakukan secara berulang satu persatu dengan gemulai, sehingga selendang tersebut menyatu menjadi lilitan yang estetik. Setelah syal menyatu dengan indah, maka gerakan tari dilanjutkan dengan membuka rajutan. Gerakannya pun dilakukan persis seperti gerakan awal saat membuat rajutan. Posisi para penari kemudian kembali seperti awal, yaitu melingkar setelah rajutan dalam proses dibuka. Para penari kemudian memainkan syal tersebut dengan gerakan yang teratur dan dilakukan sampai selesai hingga syal kembali terbuka seperti sedia kala.

      SLIDER
      Pertunjukan tari selampit delapan
      Sumber: http://www.indonesiakaya.com/kanal/foto-detail/tari-pilin-salapan#lg=1&slide=7

      Gerakan Penutup, diawali dengan penarikan sumbu tempat mengkaitkan selampit dari atas kebawah. Kemudian para penari wanita mengkaitkan selampitnya ke sumbu tersebut kemudian menari secara berjejer berempat tanpa membawa selampit. Sedangkan penari pria melepas masing-masing selapitnya dari sumbu dan merapikan sumbu serta menarik keatas (mengembalikan ke tempat semula).

      SLIDER
      Penari wanita mengembalikan selampitnya
      Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=0AvH41NVEYI

      Selanjutnya para penari pria berjejer menari dibelakang penari wanita, kemudian menghampiri masing-masing pasangannya untuk secara bersama-sama melalukan gerakan salam penutup. Seperti yang terlihat pada gambar berikut:

      SLIDER
      Salam penutup dalam Pertunjukan tari selampit delapan
      Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=0AvH41NVEYI

      Komposisi warna-warni 8 selendang membuat tarian ini begitu menarik ditambah lagi dengan komposisi pakaian yang dipakai penarinya. Aneka warna pakaian yang biasa digunakan penari selapit delapan dalam pertunjukan, yaitu biru, kuning, merah, dan merah muda dengan warna syal yang senada. Warna-warna tersebut kelihatan menarik dikolaborasikan dengan ikat pinggang yang terbuat dari sarung tenun khas Melayu Jambi yang terajut dari sutra bersulam emas.

    • Perkembangan dan Pelestarian Tari Selampit Delapan


      Tari Selampit Delapan banyak ditampilkan pada kegiatan-kegiatan pesta adat di Jambi, terutama pada waktu memperingati hari-hari besar yang terdapat di Kota dan Provinsi Jambi, seperti penganugerahan gelar pusaka adat, Hari Ulang Tahun (HUT) RI dan HUT Jambi. HUT Jambi di peringati dua kali, yang pertama HUT Kota Jambi yang jatuh pada bulan Mei, dan yang kedua HUT Provinsi Jambi yang jatuh pada bulan Januari. Dalam peringatan HUT RI dan HUT Jambi tersebut dilaksanakan pesta masyarakat Jambi. Dengan adanya sajian Tari Selampit Delapan dalam pesta-pesta adat dan pesta masyarakat Jambi tersebut, kegiatan pesta menjadi lebih meriah.

      Dalam perkembangannya, tari Selampit Delapan sering ditampilkan dalam kegiatan kebudayaan baik yang bersifat lokal maupun nasional di luar Provinsi Jambi. Bahkan tidak jarang pertunjukan Tari Selampit Delapan ditampilkan di negara lain, sebagai salah satu media promosi budaya Indonesia di luar negeri. Video pertunjukkan tari selapit delapan di TMII berikut merupakan salah satu contoh penampilan Tari Selampit Delapan sebagai media promosi budaya nusantara.


      Video Pertunjukan Tari Selampit Delapan di Anjungan Jambi, TMII

      Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=0AvH41NVEYI

      Dari aspek struktur gerakan tari selampit delapan, sampai saat ini tidak ada perubahan gerak dan komposisi tarian. Kalaupun ada perubahan, perubahan tersebut tidak mengubah esensi dari tarian ini, perubahan yang terjadi hanya sebatas untuk pemenuhan estetikanya saja, misalnya variasi properti pakaian dan perlengkapan selampit delapan serta kreasi bentuk lilitan selampit delapan yang dihasilkan dari gerakan para penari.

  • Penutup

    Sikap yang perlu ditanamkan pada generasi muda terhadap nilai budaya tersebut:

      1. Nilai kebersamaan dan kerjasama dalam pergaulan antar pemuda di Jambi yang digambarkan dalam Tari Selampit Delapan, mengajarkan pada generasi muda tentang pentingnya nilai tersebut,
      2. Sikap saling menghargai, dan berperilaku bijaksana dalam pergaulan seperti pesan yang disampaikan melalui perpaduan warna warni selampit delapan dan gerakan tari selampit delapan yang harmonis.

    Manfaat yang diperoleh:


      1. Tari Selampit Delapan sebagai salah satu khazanah Melayu bisa merefleksikan nilai-nilai luhur kebudayaan Melayu.
      2. Makna yang terkandung dalam tari Selapit Delapan bisa dijadikan cermin bagi bangsa Indonesia dalam bergaul di masyarakat, bahwa pergaulan yang baik dilandasi oleh keimanan, saling menghargai, dan berperilaku bijaksana.
  • Daftar Pustaka/Tautan:

    • http://m.wisatamelayu.com/id/tour/834-Tarian-Selampit-Delapan/, diakses tanggal 6 Juni 2016
    • http://www.kebudayaanindonesia.net/id/culture/904/tari-selampit-delapan, diakses tanggal 6 Juni 2016
    • https://www.youtube.com/watch?v=0AvH41NVEYI, diakses tanggal 6 Juni 2016
    • http://www.tradisikita.my.id/2016/03/10-tari-tradisional-jambi.html, diakses tanggal 6 Juni 2016
    • https://www.sultangurun.multiply.com, diakses tanggal 6 Juni 2016
    • http://www.indonesiakaya.com/kanal/foto-detail/ diakses tanggal 6 Juni 2016