Hajat Sasih

Pada dasarnya, upacara Hajat Sasih adalah sebuah upacara berupa ziarah dan pembersihan makam leluhur yang rutin dilakukan oleh masyarakat Kampung Naga pada waktu-waktu tertentu. Sebelumnya pelaksanaan, para peserta upacara harus melaksanakan beberapa tahap upacara. Diantaranya, mereka diwajibkan mandi dan membersihkan diri dari segala kotoran di sungai Ciwulan.

Sungai Ciwulan sebagai tempat membersihkan diri

Hajat Sasih merupakan titik puncak dari rasa tunduk dan patuh kepada leluhur mereka. Masyarakat Kampung Naga mengaku berasal dari cikal bakal atau nenek moyang yang sama, yaitu seorang tokoh yang dikenal dengan nama Sembah Dalem Eyang Singaparana. Tokoh inilah yang menurunkan tata kehidupan dan tata kelakuan yang sampai saat ini dianut dan dilaksanakan oleh seluruh warga masyarakat Kampung Naga atau disebut juga Seuweu Putu Naga. (M. Ahman Sya dan Awan Mutakin, Masyarakat Kampung Naga Tasikmalaya, hal. 58). 


   


Belum ada komentar

Silahkan Masuk untuk mengirimkan komentar
Silahkan Masuk untuk Bahan Teori
Silahkan Masuk untuk Download Bahan LKS
Silahkan Masuk untuk Download Peta Budaya

Konten Peta Budaya Terbaru

Keluar ?

Apakah Anda yakin ingin keluar?

Tekan Tidak jika Anda masih mau melanjutkan. Tekan Ya jika Anda mau keluar.