Page 7 - Jaka dan Naga Sakti
P. 7

membuatnya malu untuk bertemu dengan orang lain. Hanya

            seorang  pelayan  yang  dapat  bertemu  dengannya  karena
            harus melayaninya makan dan mandi.

                    Putri Ayu Rara Kemuning adalah seorang putri yang

            ceria. Ia sangat senang bergaul dengan siapa saja sehingga
            tak heran semua orang di kerajaan sangat menyayanginya. Ia
            bahkan pernah berteman sangat akrab dengan seorang anak
            laki-laki  seusianya,  cucu  salah  seorang  pelayan  kerajaan.

            Dengan  penyakitnya  saat  ini,  ia  kehilangan  keceriaan  dan
            membuat  semua  orang  di  kerajaan  bersedih.  Ia  terkena
            penyakit bau badan yang tidak sedap. Penyakit ini mungkin
            tampak tidak terlalu berbahaya, tetapi sangat memengaruhi

            Putri Kemuning. Ia tidak bisa lagi bebas bergaul dengan orang
            lain terutama teman-teman seusianya. Beberapa temannya
            bahkan  terkesan  menghindarinya.  Hal  ini  membuat  Putri
            Kemuning kehilangan kepercayaan diri hingga memengaruhi

            keceriaan  yang  dulu  dimilikinya.  Tak  ada  lagi  wajah  Putri
            yang  berseri-seri.  Ia  hanya  berdiam  diri  di  kamar  karena
            malu akan kondisinya. Prabu Arya Seta tentu sangat sedih
            melihat perubahan diri putrinya seperti itu.


                    Sejak beberapa bulan yang lalu Prabu Arya Seta telah
            mendatangkan  tabib-tabib  dari  segala  penjuru  kerajaan.
            Namun, tak satu pun berhasil menemukan obat yang dapat

            menyembuhkan  penyakit  Putri  Kemuning.  Kenyataan  ini
            hampir membuatnya putus asa. Suatu hari Prabu Arya Seta
            akhirnya  memutuskan  untuk  bersemadi.  Ia  duduk  bersila


                                          2
   2   3   4   5   6   7   8   9   10   11   12