Page 6 - Jaka dan Naga Sakti
P. 6

JAKA DAN NAGA SAKTI









                    “Bagaimana  nasib  pemuda  itu?  Apakah  ia
            berhasil?  Sudah  hampir  sehari  ia  pergi.  Semoga  ia  dapat
            mengalahkannya. Namun, bagaimana bila ia tidak berhasil?

            Apa yang harus kulakukan? Bagaimana nasib putriku?” batin
            Prabu Arya Seta cemas.

                    Prabu  Arya  Seta  tampak  gelisah.  Sudah  sejak  pagi

            Prabu  Arya  Seta  hanya  berjalan  mondar-mandir  di  dalam
            kamarnya. Ia tidak ingin diganggu. Ia telah memerintahkan
            semua  orang  di  kerajaan  untuk  tidak  mengganggunya
            seharian  ini.  Tidak  ada  yang  mempertanyakan  perintah

            Prabu Arya Seta karena mereka memahami perasaannya.

                    Prabu  Arya  Seta  sedang  memikirkan  nasib
            seorang  pemuda  yang  sedang  bertarung  di  gua  kaki

            Gunung Arga Dumadi. Apa pun hasil pertarungan itu akan
            sangat  memengaruhi  keadaan  putrinya,  Putri  Ayu  Rara
            Kemuning,  dan  dirinya.  Ia  sangat  berharap  pemuda  itu
            dapat memenangkan pertarungan agar keadaan di kerajaan

            kembali  normal.  Sudah  berbulan-bulan  ini  kerajaan  tidak
            dihiasi  keceriaan  Putri  Kemuning.  Ia  tidak  dapat  keluar
            kamar karena kondisinya yang tidak memungkinkan untuk
            keluar  kamar.  Ia  terkena  penyakit  yang  tidak  biasa  dan



                                          1
   1   2   3   4   5   6   7   8   9   10   11