Prosa

Konten Bahasa & Sastra

Air Mata Hutan Kami

Kebakaran yang melanda hampir di semua kabupaten di Riau ini menimbulkan kabut asap yang sangat tebal. Kabut asap selain berdampak buruk bagi kesehatan masyarakat, juga berdampak pada aktivitas masyarakat di kampung Teluk Mesjid.  Anak-anak sekolah harus diliburkan selama beberapa hari, beberapa minggu, bahkan sampai satu bulan lebih. Proses belajar mengajar menjadi terganggu. Pekerjaan masyarakat juga terkena imbasnya. Seperti pedagang makanan di sekolah-sekolah, tidak bisa berjualan selama sekolah diliburkan. Buku Air Mata Hutan Kami mengandung ajaran moral agar generasi muda bisa menjaga lingkungan dengan baik. Menjaga dan melindungi hutan yang masih tersisa. Membakar hutan sangat buruk bagi kelangsungan hidup, baik manusia maupun ewan yang ada di bumi ini.



Pengarang : Marlina
Penerbit : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Tahun Terbit : 2017


Belum ada komentar

Silahkan Masuk untuk mengirimkan komentar
Keluar ?

Apakah Anda yakin ingin keluar?

Tekan Tidak jika Anda masih mau melanjutkan. Tekan Ya jika Anda mau keluar.