Prosa

Konten Bahasa & Sastra

Tujuh Putri

Buku Cerita ini ditulis untuk Siswa  Sekolah Menengah Pertama. Cerita rakyat “Tujuh Putri” ini menceritakan tujuh bidadari yang turun ke bumi untuk mandi di tujuh mata air Gunung Eriwakan di Maluku. Salah satunya adalah Putri Bungso yang harus ditinggalkan oleh keenam kakaknya karena sayapnya diambil oleh  seseorang. Putri Bungso pun bersayembara, bagi siapa yang menemukan sayapnya, kalau dia laki-laki akan dijadikan suami kalau dia perempuan akan dijadikan saudara. Maka, muncullah Laweri Hulan dengan sayap sang putri. Semenjak itulah, mereka berdua hidup berumah tangga. Hingga pada suatu hari, Putri Bungso menemukan sayapnya dan kembali ke kahyangan. Laweri Hulan pun menyusul Putri Bungso dan hidup bersama di kahyangan setelah melewati sayembara dari sang Sultan. Bagaimanakah kisah selanjutnya antara manusia dan bidarari tersebut? Jika ingin tahu kelengkapan kisahnya, silahkan membaca buku cerita ini.




Pengarang : Adi Syaiful Mukhtar
Penerbit : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Tahun Terbit : 2016


Belum ada komentar

Silahkan Masuk untuk mengirimkan komentar
Keluar ?

Apakah Anda yakin ingin keluar?

Tekan Tidak jika Anda masih mau melanjutkan. Tekan Ya jika Anda mau keluar.