Prosa

Konten Bahasa & Sastra

Kisah Marga Sani dan Marga Mayor

Buku ini merupakan salah satu cerita rakyat yang ditulis  untuk Siswa setingkat Sekolah Dasar. Cerita ini merupakan salah satu cerita rakyat dari Papua Barat yang berjudul “ Kisah Marga Sani dan Marga Mayor” yang berkisah tentang marga suku di Moi di Papua. Selain marga Sani, pada suku Moi ada juga marga lainnya. Marga Mayor adalah salah satu suku marga di Tidore, Kepulauan Maluku. Pada abad ke 15 serombongan kecil orang suku As dari Tidore, Kepulauan Maluku, bermarga Sangaji atau Sanadi, Mayor, Kapitan Laut, Morin, dan Rejau. Mereka diutus oleh sultan Tidore untuk mencari burung Cendrawasih dan kupu-kupu Papua, yang akan diberikan kepada Kaisar Tiongkok oleh Raja Portugis sebagai oleh-oleh tanda persahabatan mereka. Dalam pencaharian burung cenderawasih dan kupu-kupu, mereka bertemu dengan suku Moi, penduduk asli Papua. Awalnya karena merasa asing, mereka saling curiga. Akan tetapi setelah hari-hari berlalu, tidak ada tanda permusuhan dari kedua belah pihak. Setelah memperoleh beberapa ekor burung cenderawasih dan kupu-kupu Papua, sebagian utusan sultan Tidore itu kembali ke Maluku. Akan tetapi ada sebagian yang lain tidak ikut pulang ke Maluku dan memutuskan untuk tinggal menetap di Kampung Bang. Bagaimanakah awal mula kisah kekerabatan suku As dan suku Moi dan siapakah Marga Sani? Siapakah yang berjasa menyatukan kedua suku tersebut? Nah, untuk mengetahui kisahnya secara lengkap, silahkan baca buku cerita ini.




Pengarang : Joner Sianipar
Penerbit : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Tahun Terbit : 2016
Konten detail belum tersedia


Belum ada komentar

Silahkan Masuk untuk mengirimkan komentar
Keluar ?

Apakah Anda yakin ingin keluar?

Tekan Tidak jika Anda masih mau melanjutkan. Tekan Ya jika Anda mau keluar.