Prosa

Konten Bahasa & Sastra

Cikal

Buku ini merupakan salah satu cerita rakyat dari daerah Kulon Progo- Provinsi Yogyakarta  untuk Siswa Sekolah Menengah Pertama. Buku ini menceritakan tentang Para Seniman tari tledhek. Leluhur tarian tledhek adalah Ki Mangli seorang keturunan dari keluarga penari tersohor pada zaman Kerajaan Mataram Hindu di Kedu. Ketika kerajaan itu masih berjaya, leluhur Ki Mangli sering diundang ke istana untuk memberikan hiburan dengan tariannya. Ki Mangli mempunyai seorang putri bernama Sekargunung sang primadona tari tledhek. Nah, suatu ketika Sekargunung terjatuh ke dalam sungai Kedhung Jaran, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan lagi. Bagaimana agar kenangan atas meninggalnya primadona tledhek itu tidak hanya dikenang di Sungai Kedhung Jaran, tetapi juga di tempat pemakamannya. Akhirnya Ki Mangli memberi nama tempat pemakamannya dengan sebutan "Cikalan'', yang diambil dari kata Cikal artinya bakal atau calon. Gadis itu sebenarnya layaknya sebatang cikal (tunas kelapa) yang sedang tumbuh menjadi dewasa. Karena Sekargunung masih remaja, ia ibaratnya bakal atau calon penari tledhek yang hebat pada masa yang akan dating. Bagaimana untuk mengetahui kisahnya secara lengkap, silahkan baca buku cerita ini.




Pengarang : Dhanu Priyo Prabowo
Penerbit : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Tahun Terbit : 2016


Komentar tidak diizinkan untuk konten bahasa & sastra ini.
Keluar ?

Apakah Anda yakin ingin keluar?

Tekan Tidak jika Anda masih mau melanjutkan. Tekan Ya jika Anda mau keluar.