Prosa

Konten Bahasa & Sastra

Datuk Temiang Belah
Buku ini merupakan salah satu Cerita “Datuk Temiang Belah” ini merupakan kisah tentang sepasang suami istri yang hidup di Dusun Burung Mandi, Manggar, Pulau Belitung. Sang suami dikenal masyarakat dengan Datuk Letang. Kehidupan mereka sangat sederhana, sehari-hari bekerja di ladang. Selain menanam padi dan sayuran di ladang, Datuk Letaang juga menangkap ikan di sungai. Suatu ketika Datuk Letang pergi ke sungai untuk menangkap ikan dengan menggunakan bubu, bukannya ikan yang didapat, melainkan sepotong bambu yang tersangkut di dalam bubu. Peristiwa tersebut berulang-ulang terjadi. Akhirnya Datuk Letang membawa pulang bambu tersebut.Tanpa sengaja istri Datuk Letang memukul bambu tersebut, tiba-tiba terdengar suara tangis bayi. Istri Datuk kaget melihat bambu yang terbelah menjadi dua bagian dan salah satu bagian terdapat bayi laki-laki. Betapa gembiranya hati Datuk Letang dan istrinya dengan anugerah dari Tuhan atas kehadiran bayi laki-laki. Bagaimanakah kisah selanjutnya dengan bayi laki-laki tersebut, silahkan baca buku cerita ini.

Pengarang : Prima Hariyanto
Penerbit : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Tahun Terbit : 2016


Komentar tidak diizinkan untuk konten bahasa & sastra ini.
Keluar ?

Apakah Anda yakin ingin keluar?

Tekan Tidak jika Anda masih mau melanjutkan. Tekan Ya jika Anda mau keluar.